HOME

Featured Post

Rindu Cahaya Islam kembali Membentangi Langit Eropa bahkan Dunia

oleh : Khaura El-Syada    Judul   : 99 Cahaya di Langit Eropa  Penulis : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga  Almahera  Penerbi...

  • Read books to travel the world..

    A book is a magical thing that lets you travel to far-away places without ever leaving your chair...

  • Apoteker Muda

    Nothing worth having comes easy. Do more to achieve more...

  • Getting to know My Profession

    Apa itu Apoteker?......

Showing posts with label Coretanku. Show all posts
Showing posts with label Coretanku. Show all posts

BEASISWA INPEX 2017 – JEPANG, I’M COMING...

Hai hai semuanya... sudah lama ya ga nulis blog. Sibuk dengan banyak hal (Maaf sok sibuk :D)

Tulisan kali ini, saya mau nyeritain banyak hal tentang perjalanan panjang sampai akhirnya bisa dapat beasiswa ke Jepang. Mungkin kali ini saya bisa mengatakan ke banyak orang bukan pada diri sendiri untuk membesarkan hati...

“Kegagalan adalah awal dari sebuah Kesuksesan. Kegagalan adalah Kesuksesan yang tertunda. Kegagalan adalah pintu yang harus kita buka untuk menuju Kesuksesan”

Desember 2014. Sayangnya kisah pilu menutup tahun 2014 di kisah perjalanan hidup saya. GAGAL. Saya tidak diterima beasiswa LPDP. Yang lebih menyakitkan adalah karena saya mendapat dukungan luar biasa dari banyak orang bahwa saya pasti akan diterima LPDP. –PASTI-  Kata yang merubah harapan menjadi begitu menyakitkan. Saya belajar banyak dari pengalaman interview saat LPDP. Satu hal, saya tidak yakin 100% dengan pilihan saya, saya terlalu random menyiapkan semuanya begitu saja tidak dengan sebaik-baiknya. Dan saya tidak menjadi diri sendiri saat wawancara, saya ingin terlihat bagus, saya ingin membuat interviewer terkesan dengan saya. Oh NO, itu bukan cara yang tepat untuk menghadapi wawancara ternyata. Ah, lupakan tentang LPDP. Move on, saya memilih berganti kota, jauh sekali, mendapat suasana baru. Melanjutkan pendidikan profesi Apoteker di Surabaya, saya bisa semakin dekat dengan orang tua setelah lebih dari 10 tahun saya merantau. 1 tahun terlewati tidak dengan mudah. Masih ada aja yang menanyakan keputusan saya saat itu. I hope I know better than everyone else about my decision in my life.

2016. Tahun yang sangat istimewa untuk saya. Tahun dimana saya mengucapkan sumpah sebagai Apoteker. Dan tahun dimana finally saya bekerja sebagai Apoteker, berinteraksi dengan banyak hal. Dan tahun dimana saya dapat izin dari orang tua untuk studi S2 di Jepang. Untuk studi di Jepang sendiri bisa melalui banyak beasiswa, diantaranya MEXT, INPEX, LPDP dan lain sebagainya. Apa keuntungannya belajar di Jepang? Mungkin tidak perlu test IELTS salah satunya, Universitas di Jepang cukup dengan TOEIC. Masih di kawasan ASIA jadi bisa jadi tidak banyak culture shock, dan tergantung jurusan, kalau jurusan saya memang paling bagus untuk ambil di Jepang. Di tulisan ini saya akan banyak menjelaskan tentang beasiswa INPEX.

Beasiswa INPEX, beasiswa dari sebuah korporasi dalam bidang minyak dan gas.  Pada tahun sebelumnya, saya menawarkan beasiswa ini kepada teman saya. Dia sudah mendapatkan professor di Jepang tinggal nyari beasiswanya. Keberuntungan teman saya itu ternyata di MEXT bukan di INPEX. Akhirnya thn 2016 saya memutuskan untuk mencoba submit beasiswa INPEX. Menurut penelitian saya setelah banyak membaca blog, selama tiga tahun terakhir deadline pengumpulan beasiswa ini adalah pada tanggal 15 November. Dengan pengumuman awal januari untuk interview dan akhir januari untuk pengumuman kandidat beasiswa yang mendapatkan kesempatan beasiswa. Beasiswa ini memiliki deadline yang tidak lama, jadi tidak banyak waktu untuk deg-deg an. 

Siapa aja yang bisa ikut beasiswa ini?
  •  Semua orang WNI yang kurang dari 30 tahun dan sudah sarjana (S-1).
  • Diperuntukkan untuk jurusan IPA
  • IPK lebih dari 3.0 dan sehat jasmani
  • Dapat izin dari atasan bagi yang sudah bekerja, punya interest untuk hubungan jepang dan Indonesia, dan belum pernah mendapatkan beasiswa serupa di Jepang.

Lengkapnya bisa baca di web INPEX Scholarship ya, termasuk fasilitas apa saja yang akan didapat. Tinggal search di Google pasti dapat hehe J

Ini hal yang lebih penting. Syarat-syarat nya apa saja?
  1. Form Aplikasi (in English) – Untuk mengisi ini, saya butuh berminggu-minggu, konsultasi ke dosen, ke teman yang pernah dapat beasiswa, ke saudara yang jadi guru bahasa inggris di Pare. Banyak masukan membangun akan membuat aplikasi makin kece J
  2. Foto ukuran 5 x 3.5 cm sejumlah 2 lembar
  3. Transkip akademik (in English) kalau saya, saya terjemahkan di pusat bahasa kampus atau pihak administrasi kampus. Bagi yang di kampusnya ga ada, bisa pakai penerjemah tersumpah. Kirim fotokopi yang dilegalisir.
  4. Surat Rekomendasi (in English) kalau saya, saya minta ke dosen pembimbing, kebetulan beliau S3 di Jepang. Bisa minta ke dekan atau rektor yang memang deket sama beliau hehe.
  5.  Ijazah sarjana (in English) idem dengan transkip ya
  6. CV – (in English) Bagian ini harus dikerjakan benar-benar ya. CV sangat penting menunjang seberapa kamu menghabiskan masa hidupmu dengan baik hehe. Semua kegiatan, ditulis aja, termasuk hobi. Tulis semuanya dengan baik dan detail serta dengan format yang rapi sehingga ketika orang membaca CV mu akan langsung terkesan.
  7. Surat sehat – bahasa indonesia. Bisa dari puskesmas atau rumah sakit mana saja. Saya kemarin dari puskesmas di Surabaya.
  8. LoA dari professor di Jepang (in English) – Tidak harus, Jika ada bisa dilampirkan - Percayalah, ini semacam surat sakti untuk lolos ke tahap interview. Bagaimana cara mendapatkannya? Bisa baca-baca di blog tentang pengalaman orang lain yang dapat prof di Jepang. Pengalaman saya mendapatkan LoA dari prof di Jepang nanti akan saya ceritakan di postingan selanjutnya J
  9. Sertifikat TOEFL , pastinya in English ya Untuk beasiswa INPEX ini, yang bisa dibilang sangat membahagiakan adalah tidak ada patokan khusus terkait nilai TOEFL. Jadi PD dengan semua hasil nilai TOEFL (Saya belajar otodidak untuk menaikkan TOEFL, nanti akan saya share di postingan selanjutnya J)
  10. Sertifikat bahasa Jepang, Jika ada. Kemarin saya tidak melampirkan yang satu ini karena emang belum belajar bahasa jepang hehe


Itu ya terkait syarat-syarat, yang bisa dicicil dari sekarang, bisa coba dicicil J

Januari 2017. Awal tahun dengan deg-degan terparah. Dengan kekuatan internet jaman sekarang, saya mendapatkan info bahwa rata-rata awal januari pengumumannya bahkan ada yang menyebutkan tanggal 5 di tahun sebelumnya. Jadi bayangkan nasib saya saat tanggal 5 januari, seperti kerupuk melempem karena tak kunjung ada telpon dari INPEX hehe. Sistem pengumuman INPEX akan ditelpon langsung jika lolos, jika tidak lolos ya tidak akan dihubungi. Jadi kebayang ya deg-degan luar biasa. Jadi saya sudah nangis di kamar, hahaha. Sampai pada suatu hari, saat saya pulang kerja, hape saya lowbat dan mati. Dan sorenya sesampai rumah saat saya nyalakan hape, jreng jreng ada email masuk bahwa saya ktrima INPEX. Sepertinya mereka sudah menelepon tapi hape saya mati. Intinya dari cerita ini adalah jangan berpaut pada tahun lalu hehe. Tetap semangat berdoa yang terbaik, Bismillah usaha sudah, tinggal nunggu Allah yang akan ijabah. Oh iya, berdasarkan info yang saya dapat, akan diambil 10 untuk diinterview dan 3 orang yang akan menerima beasiswa.

18 Januari 2017. Hari penentuan dimana saya melakukan wawancara. Oh iya, saya dari Surabaya, jadi pihak INPEX membelikan tiket PP JKT-SBY dalam sehari. Saya sengaja minta penerbangan pertama takut Jakarta macet, padahal interview masih jam 2 siang, jadi alamat saya nganggur lama di bandara dan duduk-duduk di kafe gedung INPEX. Dari bandara saya naik GRAB, bukan promosi, mungkin buat teman-teman yang bingung, saya bisa ditiru. Terjangkau dan selamat sampai tujuan hehe. Interview dilakukan oleh 3 orang, 2 orang dari Indonesia dan 1 orang dari Jepang. Dan full in English. Pertanyaannya seputar :
  1. Research Plan, hampir 60% dari waktu interview saya habis untuk menjelaskan tentang research plan. Dan untuk research plan ini, saat submit dokumen awal dulu, saya melampirkan lampiran khusus tentang research plan saya. Interviewer sangat tertarik sepertinya, jadi mereka bertanya sangat detail, dan saya mencoba menjelaskan dengan bahasa awam karena mereka bukan orang dg latar belakang farmasi atau medis. Inilah tantangannya, research plan ini harus sdh dipahami sebaik mungkin dan dijelaskan semudah mungkin agar orang lain bisa memahaminya. Dan banyak ditanyai tentang hal hal yang berkaitan dg penelitian kita.
  2. Kenapa memilih Jepang?
  3. Jelaskan tentang diri sendiri, hobi, dll
  4. Pengalaman organisasi saat kuliah
  5. Seberapa sering kontak dengan professor di Jepang?
  6. Kenapa memilih jurusan itu? Saya memilih natural product chemistry jadi ditanya tentang alasan kenapa saya mau belajar tentang itu.
  7. Kenapa dulu saya kuliah ambil jurusan farmasi?
  8. Pertanyaan banyak mucul dari CV atau form aplikasi.
Tips dan Trick saat wawancara :

  • Jadilah diri sendiri. Saya tidak yakin, harus seperti apa. Yang jelas, jadilah diri sendiri, jangan mencoba untuk membuat mereka terkesan. Buatlah mereka tau bahwa kamu yang apa adanya akan sangat mengesankan hihihi. Sampaikan semuanya dengan percaya diri, tunjukkan bahwa bahasa inggris yang patah-patah tidak akan menjadi kendala. Hehe.
  • Saya melist semua pertanyaan yang mungkin akan keluar, dan membuat sebuah jawaban, latihan di interview oleh teman, adik bahkan kaca di gedung INPEX. Dilihati sama para OB dan OG. Hehe, Saya latihan PD, mumpung ada toilet kosong deket kafe tempat saya nongkrong jd akhirnya saya ngobrol sama cermin kayak orang gila. But well, itu sangat membantu sekali. Bahkan saking takutnya mau interview bahasa inggris, biasanya kalau saya naik motor pergi/pulang kerja, saya sambil latihan interview di atas motor sambil nyetir hahahaha
  • Doa. Sebelum interview saya benar-benar minta doa ke ayah ibu, minta restu dan ridho biar mereka rela anaknya kembali merantau. Ayah sama ibu sampe sering berdoa berjam-jam tengah malam. Kakek sampe khatamin quran berkali-kali untuk saya. Mas mbak adek tante, teman-teman, dan semua orang ikut mendoakan. Saya percaya bahwa Semua doa itu telah mengantarkan saya sampai pada titik dimana lisan saya sangat mudah untuk menyampaikan segala sesuatunya.

Saya sudah pernah gagal. Sedih. Marah. Kecewa. Itu hal lumrah. Move On. Hidup harus terus berjalan. Karena itu selalu buat plan A, B, C, D. Saya sempat nangis takut kalau beasiswa ini juga ndak ketrima. Jadi saya berdoa, semoga kali ini Allah lapangkan hati saya, Allah besarkan hati saya agar saya tidak down kalau ga ketrima. Hehe..

30 Januari 2017. Sebenarnya saya sudah menunggu pengumuman ini sejak tanggal 28 Januari. Menurut apa yang saya baca, 2 tahun sebelumnya diumumkan tanggal 28 Januari yang jatuuh pada hari aktif. Berhubung 2017 ini, 28 Januari jatuh di Weekend, jadi saya mencoba santai sambil refresh email berkali-kali. Pagi itu, tanggal 30 Januari saya pamit Ayah Ibu berangkat kerja sekalian salim minta doa sepertinya hari ini pengumuman buk (kata saya). Pagi2 saat berangkat kerja, helm kebanting, di jalan nemu kecelakaan besar. Saya was-was kok hari ini dimulai dengan banyak cerita pilu. Sampai klinik, pikiran saya antara was was, takut, berusaha legowo, campur semuanya. Tiap hape bunyi rasanya deg-deg. Sampe ibu saya nge-WA nanya kok sampai jam 2 siang blm ada kabar. Saya menenangkan diri, mungkin besok. Akhirnya email itu datang, dari pihak INPEX bahwa saya diterima menjadi salah satu kandidat penerima beasiswa dan diminta segera konfirmasi mau atau tidak menerima beasiswa ini. ALHAMDULILLAH, sujud syukur di mushola klinik. Tangan dan lutut gemetar, nangis terharu, YaAllah rasanya benar-benar bahagia dapat kesempatan besar ini.

Saat ini saya sedang mempersiapkan dokumen untuk daftar universitas dan juga dapat kesempatan untuk les bahasa jepang di Indonesia. Doakan semua urusan saya lancar sampai nanti menyelesaikan studi master saya ya. Bismillah...
Ingat, jangan pernah menyerah jika gagal. Harus terus maju. Bye UGM (kampus tempat saya daftar LPDP), Halo Tsukuba Japan, I am coming soon :*
***

Semoga cerita ini bisa memberikan energi positif buat siapapun yang punya mimpi untuk sekolah di Luar Negeri. Jangan pernah putus asa. Lakukan sesuatu agar cita-cita dapat segera tercapai. amiin

A book

BUKU ADALAH JENDELA DUNIA.

Pernah mendengar statement itu?
Beruntung, hal itu tidak sepenuhnya berlaku di masa sekarang. Kita bisa membuka jendela dunia lewat –Google-. Buku, menjanjikan satu hal.. Bahwa dia tidak bergantung pada kuota data internet.
----

Membaca merupakan hal yang sangat menyenangkan, sejak saya menemukan Novel semasa SMP atau bahkan komik semasa SD. Buku pelajaran, ah itu adalah kewajiban. Pasti saya baca jika ada tugas :D

Well, postingan kali ini ingin menceritakan betapa menyenangkannya membaca. Lupakan virus membaca itu membosankan. Ya, mungkin itu berlaku untuk hal serius semacam artikel, koran atau semua yang berhubungan dengan pelajaran. Mulailah dari hal yang kita sukai..

Pilihlah genre yang disukai.
Jika kamu anak SD, mungkin akan lebih suka komik. Saya yakin komik sekarang ada yang bagus untuk dibaca anak-anak, ada yang kurang bagus. KOMIK-intinya adalah anak lebih suka membaca dengan adanya gambar. Cerita-cerita hikmah berserial layaknya komik bisa jadi pertimbangan. Jika kamu anak SMP, bisa mulai dengan novel-novel remaja, yang sayangnya banyak dihiasi oleh hal-hal berbau cinta. Cinta pada Ayah dan Ibu dan cinta dalam bentuk positif lainnya. Pasti ada hikmah yang bisa diambil setelah membaca. Jika kamu anak SMA atau mungkin mahasiswa, mulai bacalah novel yang diangkat dari kisah nyata, novel yang dalamnya mengandung sejarah atau perkembangan ekonomi dunia. Emang ada? Bisa jadi. Kalau belum ada, mungkin kamu adalah calon yang akan menulisnya :D

Kenapa harus dimulai dari yang disukai? Karena tidak akan ada langkah awal tanpa ada ketertarikan. Biasakan membaca, mulailah dari hal-hal ringan. Maka suatu saat, membaca koran di pagi hari, bisa menjadi suatu keharusan (Tidak semua berita bagus untuk dicerna, bisa jadi itu bukan fakta namun hanya giringan opini pemilik modal. Have a smart brain!)

Membiasakan membaca dari kecil akan menjadi kunci saat dewasa nanti. Jadi melihat buku tidak lagi alergi, namun jadi barang kesukaan.hehe

Membaca buku bisa memberikan banyak manfaat lho. Walaupun itu hanya Novel atau bacaan ringan. Pasti akan ada manfaatnya.

Catatan Rindu

Hal yang menyenangkan dari yang bernama liburan adalah bertemu dengan keluarga..
Hal yang paling aku suka dari yang namanya liburan adalah bertemu dengan keluarga..
Saat kesempatan masih ada, hal yang paling ingin aku lakukan adalah menghabiskan waktu bersama keluarga..
Aku memiliki keluarga besar, ada ayah, ibu, mas, mbak dan kedua adikku, bisa bayangkan betapa ramainya ketika berkumpul bersama?

Sosok ayah..
Ayahku adalah orang yang lembut nan tegas. Ayah tak banyak berkata-kata, sekali ayah mengatakan sesuatu, sepertinya itu adalah hal yang sangat penting dan aku harus mendengarnya dengan seksama.

Sosok Ibu..
Ibuku adalah sosok yang luar biasa. Ibuku sangat cerewet demi kebaikan kita. Ibu suka sekali masak. Masakannya enak, kalah deh masakan depot. :D

Ayah dan Ibuku sampai sekarang selalu romantis dengan cara mereka. Kadang aku dibuat geleng-geleng, cerita ayah dan ibu kayak bagian novel romantis yang melenakan pembaca.

Masku...
Sosok ini rasanya terlalu semppurna kalau diperbincangkan. hehe
Dia tampan, tinggi, hidungnya mancung. Nah lho, kurang apa? Baik lagi. Sosok yang sangat mengayomi, sosok yang sangat menyayangi keluarga. Yakin deh kalau tipe seperti ini itu idaman para wanita. Semoga mendapatkan jodoh sholihah dan menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.. :)

Mbakku...
Kalau mbakku ini sosok yang kaku. Dia cerewet, tapi sayaaaaang banget sama adik-adik nya. Sosok yang mau berkorban demi apapun yang disayanginya. Kurus banget. Mbakku ini wonder woman kalau boleh dibilang begitu. Pokoknya dia benar-benar kakak yang menjadi tauladan bagi kami adik-adiknya.

Aku???
Aneh kalau aku membicarakan diri sendiri. hihi
Aku manja, banyak maunya. Paling 'endel' kalau kata mereka. haha
apa ya, suka marah nggak jelas, pemalas, banyak jeleknya apa ya? hiks...

adik cowokku..
Dia ini juga tampan dan tinggi. Katanya sih cewek-cewek di sekolahnya juga suka curi-curi perhatian. Hahahaaa....ada-ada saja.
Dia adik yang suka banget bercanda, bikin kita ketawa. Ada hal yang sering dia lakukan sembunyi-sembunyi dan itu mengesankan bagi yang melihatnya. Dan dia suka memendam sendiri masalahnya, agak susah diajak ngobrol. Aku paling suka godain dia. Bahkan saat kembali ke Jakarta kemarin aku cium pipi kanan dan kirinya, sepertinya sampai kamar dia gosok-gosok tu pipi.. :D

adik cewekku..
Dia ini cantik, dia tinggi dan cantik. kalah deh kakak-kakaknya ini. hehehehe
Yang ini lebih manja, kalau udah marah dia bakalan diem dan nangis di kamar, nggak mau diajak bicara. Dia rajin banget orangnya nggak kayak aku ini. Sosok manjanya ternyata nggak terbukti di sekolah, coba tebak, dia adalah ketua asrama di sekolahnya. Agak nggak percaya sih, tapi it's cool. :D

Bingkai keluargaku lucu, jarang berkumpul lengkap kalau ndak lebaran kayaknya.
Kakak dan adikku di Malang, Mas dan adik laki-lakiku di rumah tapi ya tahulah mereka sering keluar bersama teman-temannya.
Jika bisa mencari ilmu di tempat yang dekat, kenapa harus merantau sejauh ini dari keluarga?
Itulah pertanyaanku. Tapi tidak akan serindu ini rasanya kalau tak pernah berada jauh begini.
Bingkai keluarga ini adalah harta yang paling berharga yang aku punya.
Rasanya banyak sekali yang ingin aku tuliskan tentang keluarga, eits tapi tidak di sini, bukan konsumsi untuk umum, hehehe :D

Alhamdulillah, terimakasih ya Allah. Aku memiliki mereka yang menjadi puzzle pelengkap cerita hidupku. ^_^
Semoga Allah memperkenankan kami untuk berkumpul bersama di surgaNya kelak. Amin


Catatan Rinduku







Liburan yang Melenakan...

"Pusing, ujian tak kunjung selesai.."
"Aduh, kapan ya libur?"
"Sudah capek...Ayo dong liburan.. "
"Nanti kalau sudah libur, aku mau bla bla bla...."
Rasanya kenal sama kata-kata ini..(Ngacung dalam diam.. hehee)

Yups, benar sekali jika liburan adalah hal yang paling dinanti ketika kesibukan sedang menyelimuti, apalagi yang kemarin sedang ujian, banget-banget-banget ingin yang namanya liburan cepet datang..
Pasti deh dengan lebay akan menyambut liburan. Dari mulai menghitung hari dan lainnya, iya tidak ? (Kok tahu? Saya juga ngerasain lohhh.)

Ding Dong...
Kini bel liburan telah datang...
* Mau balas dendam tidur ah, kemarin itu pas ujian nggak tidur sampek pagi gara-gara belajar *
* Ada film terbaru nggak? Pokoknya mau nonton. Refreshing ah, capek mikir pelajaran *
* Jalan-jalan yukk.. *
  • Versi Tobat : Ayuuk, ke pesantren di Bandung gimana? atau di Jogja? Kita cari Ilmu baru.. ^_^
  • Versi Seadanya : Ayuuk, emmm keliling rumah temen2 aja yu silaturrahmi, kan bisa melapangkan rizki dan umur.. :)
  • Versi Hedon-nya : Ayuuk, ke Bali? kita jalan-jalan aja atau ke luar negeri, duit tabungan kebanyakan, g tau harus dikemanain.. -___-"
* Anak rantau : Aku mau pulang, bantu-bantu orang tua di rumah, kangen keluarga, ketemu teman lama, emm pokoknya pulang ajaa.. *

Banyak versi buat mengisi liburan, banyak sekali. Kalau kata Abu Nawas mungkin lebih dari 1001 cara untuk mengisi liburan. Ah masak sih?
Yakin deh, remaja zaman sekarang itu kreatif. Tinggal mau kreatif yang bermanfaat atau kreatif yang sia-sia, nah lho...

Liburan itu identik banget dengan waktu luang.
"Iyalah"
Kuliah istirahat, berarti kegiatan kampus istirahat, nggak ada tugas, nggak ada sms jarkom, rasanya tenang.
Aktivis saja kalau libur, ya santai aja di rumah. (Kan kegiatannya juga libur, nggak ada Mahasiswa di kampus kok..hihi)
Satu, dua, tiga, delapan hari liburan asyik. Selanjutnya bosan, bingung harus mengerjakan yang mana dulu? bukan karena banyak yang dikerjakan eh justru karena nggak ada yang dikerjakan. hehe
Kasur jadi teman akrab. (sahabat karib malah, ^_^)
Karena saking banyaknya waktu luang, kadang terlena. Jika tadinya banyak kegiatan yang akan dikerjakan sehingga diatur sedemikian rupa, kini banyak yang terlalaikan karena merasa "ah, iya iya, tinggal melakukan itu aja kan? Gampang lah"...

Ketika terjaga dari mimpi dan menyadarinya, maka rasanya waktu luang menjadi ujian terberat.

Sarjana Karbitan

Sedang iseng di kampus tidak ada kerjaan.

Tadi saat makan siang, salah satu temen nyeletuk kata yang menarik, yaitu Sarjana Karbitan. Baru saja beberapa hari yang lalu, saya berbicara tentang mahasiswa pragmatisme di depan orang banyak. Paling tidak masih dalam satu pembahasan yang sama lah. Intinya, melihat fakta mahasiswa yang ada sekarang sekaligus juga sedikit menilik ke sistem pendidikan.

Saya menulis ini berangkat dari kemirisan melihat keadaan sekitar saja.  Di kampus, sedang ada pembelajaran ekstra-cepat, alias ngebut. kenapa?
Beberapa dosen saya yang luar biasa beberapa hari lagi akan berangkat ke Jepang. Saya sendiri kurang tahu alasan pastinya. Yang jelas, sekarang beberapa dosen itu mengejar materi yang harus disampaikan dan bisa dibilang mahasiswa dan dosen sekarang jadi kejar-kejar an. Dosen ngejar Mahasiswa biar dapat waktu tambahan perkuliahan untuk menuntaskan kewajibannya secepat mungkin, mahasiswa juga tidak mau kalah ngejar dosen jika ada waktu kosong, biar lebih efektif. (baca : kuliah cepet kelar)

Bisa membayangkan? ada sekitar 20 sks lebih pada semester ini, ditambah dengan mengejar selesainya materi dari dosen-dosen tersebut dan bla bla bla. Ya, berat sekali minggu ini atau lebih tepatnya kuliah semester ini. Sepertinya saya sedang balap motor. Ternyata bukan hanya saya yang merasakannya, tapi juga beberapa mahasiswa lainnya, sampai salah satu teman tadi ada yang nyeletuk saat makan siang.

"Bagaimana kita bisa bener-bener faham jika kejar-kejaran begini? Adanya kita malah jadi Sarjana Karbitan"

Tidak ada yang salah dari pernyataan teman saya itu karena memang benar begitulah adanya. Miris memang. Harus lari lebih dari maraton. (lebay)
Ini yang seharusnya kembali diluruskan, dengan lari maraton seperti itu, hanya berapa persen materi yang tersampaikan dan terserap oleh mahasiswa? jika tidak maraton aja paling enggak berapa puluh persen. Apalagi jika lari maraton? Ngosh Ngosh...
Lalu siapa yang salah? Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa kok di sini. Netral. Harusnya ada kebijakan untuk dosen-dosen atau sebutlah tenaga pengajar itu bisa lebih fokus dengan pembelajaran dan apabila ada kegiatan terkait seperti hal di atas, maka lebih bijak jika dilakukan saat liburan atau saat tugas yang seharusnya ditunaikan sesuai rencana telah tuntas dilaksanakan.

Tuliskan 100 Mimpi mu...


Ini adalah foto tempelan kertas 100 mimpi di kamarku...
^_^
Setiap orang pasti punya mimpi, apapun itu, mimpi ingin ini itu. Banyak sekali. Semua semua semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong ajaib...*loh kok malah lagu doraemon..hhe

Pernah mendengar cerita seseorang pernah menulis 100 mimpinya bahkan lebih, dan satu persatu mimpi yang dia tulis dicoret karena sudah tercapai. Aku mulai mencoba untuk menulis semua mimpi yang aku punya. Ada 1 hal yang harus diingat, dengan menulis dan secara tidak langsung melihat ataupun membacanya setiap hari itu memotivasiku untuk terus mewujudkan semua mimpi-mimpi itu. termasuk mimpi kecil ini. Memiliki blog untuk berbagi info, ilmu dan banyak hal dengan teman-teman lainnya.

"Lentera Hati"

Berjalan tertatih..
Berlalu tanpa asa yang kan ku raih..
Gelap, tak ada sedikitpun celah cahaya putih..
Takut, Aku tersesat...
Ini bukan hutan belantara..
Bukan pula gua sang kelelawar..
Sakit, aku terjatuh..
Di dalam jurang kenistaan...
Sebuah lubang hitam penuh kehinaan..

Ya Allah..
Aku telah bercermin pada air keruh..
Tapi, bulan tetap tersenyum padaku..
dan Matahari pun tetap setia menyapaku..

Kata-kata itu bisa menginspirasi

Aku mendapatkan kata "gagal"...

"Jalan itu berliku bahkan berkelok..
Beberapa kali aku terjatuh..
Tapi aku tidak akan pernah brhenti brjalan,,
Karena berhenti itu gagal...
gagal itu melelahkan..
Dan aku tidak akan pernah lelah.."

Aku mendapatkan kata "Ice Cream"

Cuap-cuap

Hellow....
this is my new blog...
the tittle is "DREAM ISN'T ONLY A DREAM"...
kata-kata judul itu aq dapatkan dari serpihan memori ku...
dan bahwa aku sekarang sedang dalam proses untuk meraih segala mimpi-mimpiku...
Aku seringkali malu untuk menunjukkan mimpiku karena aku malu....
aku takut mimpi ini tidak akan bisa aku capai, akhirnya aku menyembunyikan segala mimpiku dari orang2..
kecuali someone i believe....
hm,,,tapi pada kenyataanna aq tdk akan pernah bisa menyembunyikan semua itu secara smpurna..