HOME

Featured Post

Rindu Cahaya Islam kembali Membentangi Langit Eropa bahkan Dunia

oleh : Khaura El-Syada    Judul   : 99 Cahaya di Langit Eropa  Penulis : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga  Almahera  Penerbi...

  • Read books to travel the world..

    A book is a magical thing that lets you travel to far-away places without ever leaving your chair...

  • Apoteker Muda

    Nothing worth having comes easy. Do more to achieve more...

  • Getting to know My Profession

    Apa itu Apoteker?......

Showing posts with label Artikel -Medis-. Show all posts
Showing posts with label Artikel -Medis-. Show all posts

Ketika Dunia Belajar Pengobatan


Artikel ini saya dapatkan sebenarnya dari sebuah cerita, namun karena rasa penasaran yang tinggi, akhirnya saya mencari sumber dari cerita tersebut. Sebagai Mahasiswa yang belajar dalam ilmu medis juga, saya sendiri mulai 'melek' bahwa sejatinya banyak sekali sejarah tersembunyi yang perlu dipelajari dan terus dikaji.

Bahwa sebenarnya Islam memang dari dulu sudah lebih dulu maju dibandingkan peradaban barat, miris sekali jika melihat zaman sekarang, khususnya lingkungan perkuliahan saya, dimana semuanya adalah calon-calon ahli medis mengelu-elukan tokoh barat dengan segudang ilmunya yang terkesan wah.Padahal, Islam melangkahi peradaban barat, gemilang dalam berbagai bidang. ^_^
Baiklah, tidak lagi berpanjang kalimat, langsung saja, silahkan menikmati apa yang akan anda baca. :)

Oleh: Dr. Fahmi Amhar
Bangsa Franken adalah nenek moyang bangsa Prancis.  Meski Prancis sekarang adalah salah satu negara maju, seribu tahun yang lalu mereka masih amat biadab, terlebih dalam ilmu pengobatan.
Bangsa Franken adalah peserta terbanyak dalam tentara Salib yang menguasai Jerusalem dan sekitarnya kira-kira seabad lamanya.  Karena di wilayah itu sudah banyak penduduk Muslim, maka ada interaksi antara tentara Salib dan kaum Muslim. Namun para jurnalis Muslim banyak menceritakan kisah mengerikan sekaligus aneh dan lucu di antara tentara Salib.
Misalnya kisah dokter bernama Tsabit bertugas di Libanon. Para pembesar pasukan Salib tidak begitu yakin dengan cara penyembuhan dokter-dokter Franken sendiri. Di 'Negeri Suci' ini, mereka, yang menderita berbagai penyakit kulit, perut mulas dan diare, ternyata lebih senang berobat kepada dokter-dokter Muslim.