
Artikel ini saya dapatkan sebenarnya dari sebuah cerita, namun karena rasa penasaran yang tinggi, akhirnya saya mencari sumber dari cerita tersebut. Sebagai Mahasiswa yang belajar dalam ilmu medis juga, saya sendiri mulai 'melek' bahwa sejatinya banyak sekali sejarah tersembunyi yang perlu dipelajari dan terus dikaji.
Bahwa sebenarnya Islam memang dari dulu sudah lebih dulu maju dibandingkan peradaban barat, miris sekali jika melihat zaman sekarang, khususnya lingkungan perkuliahan saya, dimana semuanya adalah calon-calon ahli medis mengelu-elukan tokoh barat dengan segudang ilmunya yang terkesan wah.Padahal, Islam melangkahi peradaban barat, gemilang dalam berbagai bidang. ^_^
Baiklah, tidak lagi berpanjang kalimat, langsung saja, silahkan menikmati apa yang akan anda baca. :)
Oleh: Dr. Fahmi Amhar
Bangsa Franken adalah nenek moyang bangsa Prancis. Meski Prancis sekarang adalah salah satu negara maju, seribu tahun yang lalu mereka masih amat biadab, terlebih dalam ilmu pengobatan.
Bangsa Franken adalah peserta terbanyak dalam tentara Salib yang menguasai Jerusalem dan sekitarnya kira-kira seabad lamanya. Karena di wilayah itu sudah banyak penduduk Muslim, maka ada interaksi antara tentara Salib dan kaum Muslim. Namun para jurnalis Muslim banyak menceritakan kisah mengerikan sekaligus aneh dan lucu di antara tentara Salib.
Misalnya kisah dokter bernama Tsabit bertugas di Libanon. Para pembesar pasukan Salib tidak begitu yakin dengan cara penyembuhan dokter-dokter Franken sendiri. Di 'Negeri Suci' ini, mereka, yang menderita berbagai penyakit kulit, perut mulas dan diare, ternyata lebih senang berobat kepada dokter-dokter Muslim.



